Rabu, 26 Januari 2011

OBROL tentang mobil AC

Ini status facebook saya beberapa hari yang lalu:

Kemarin, bersama Mang Emi , di dalem mobil yang kebetulan ber-AC, berbincang tentang cuaca panas dan supir yang suka marah-marah. Wajar,krn mereka begitu kepanasannya, macet pula. Lalu saya bertanya: "Naha nya eta dununganna teh bet teu nyadiakeun mobil nu AC an kitu keur supir truk teh, da maranehna teh (supir) sarua weh jelema siga dununganna", dan emi mengamini juga dengan: "Enya nya euy"

Dalam terjemahan bahasa Indonesianya kurang lebih seperti ini: "Kenapa ya, majikannya ngga nyediain mobil yang pake AC aja gitu buat si supir, mereka kan manusia juga kaya si majikan", jawabannya adalah: " Iya ya?"


Lalu disusul komentar dari teman saya juga, dengan mengistilahkan kondisi tadi seperti penistaan pegawai, "menistakan pagawe" katanya. Ya saya setuju brad.

Berbicara ketenaga kerjaan dan hubungannya dengan apresiasi (gaji, fasilitas dan sebagainya) yang saya tau disini di beberapa tempat memang selintas tidak masuk akal, teungteuingeun begitu kalo kata orang sunda, keterlaluan. Saya sebut selintas karena saya memang tidak pernah tau kondisi sebenarnya, maksud saya, saya kan ngga pernah tau kalo misalnya si supir truk tak ber-AC tadi, majikannya juga pake mobil keor pake kipas angin, atau buruh kuli yang mesti ngangkut-ngangkut barang berpuluh-puluh kilo dengan gaji sangat sedikit, majikannya juga ternyata harus ngangkut barang yang lebih berat dengan gaji beda sedikit. Ya saya ngga tau.

Ah, saya bukan mau berpanjanglebar membentangkan solusi, karena saya pun sama bingungnya, banyak juga yang saya ngga tau, tapi saya sejenak berpikir apa sebetulnya mustahil sedikit merelakan uang lebih dari perusahaan untuk memberi sedikit saja kebahagiaan/kesenangan bagi para pekerja yang saya maksud tadi. Jika bentuknya bukan upah..bolehlah di kantor menyediakan air mineral dingin biar para kurir yang berpanas-panas karena sesiang tadi ungkag-ingkig, bisa bahagia ketika pulang ke kantor mendapati banyak persediaan air dingin yang bisa dia minum sesuka hati (sesuka hati kan tidak = satu galon, hehehe..), atau para office boy (yang kerjanya cuman duduk di kantor aja), ya kasih apa gitu yang bikin dia senang berada di kantor (bukannya ngajeblag lukisan kuda yang ah..biasa saja), misalnya kalo dia suka sama Rhoma Irama, ya kasih aja satu poster Bang Haji yang ukuran A4 juga cukup, hehehe...

Little thing, hal-hal kecil saja.

Gambar diambil darisini





3 komentar:

  1. hm..kelas majikan sama buruh tidak akan pernah berada di satu permukaan, gan..gak mungkin itu.

    BalasHapus
  2. Saya juga memang tidak mengatakan harus sama, bagaimanapun kurir ya akan bawa mobil truk, bukannya Jaguar.
    Tapi dari perbedaan permukaan itu, sebaiknya perusahaan juga memberi perhatian lebih, ya paling tidak seperti yang saya bilang itu, ada kesenangan tambahan, walaupun sedikit.

    BalasHapus