PERSIB dan Sakitnya tuh Disini



Keesokan hari pasca kemenangan Persib di Jakabaring versus Arema Cronus, Mang Emi partner saya di konveksi dan lapang futsal langsung gura-giru beride untuk membuat kaos dadakan biar bisa dipakai bareng-bareng saat nonton final malam ini. Kain-kain sisa order berwarna biru benhur langsung dikumpulkan, entah ada berapa potong tapi sepertinya cukup untuk satu lusin, tidak lupa tentunya dia me-request saya untuk membikinkan desainnya, serba cepat, pokoknya harus jadi hari ini, malam nanti sepertinya lebih bertelanjang dada daripada memakai kaos biasa.

Jumat juga termaktub disini sebagai jadwal futsal kawan-kawan pegawai konveksi, waktu kick-offnya adalah pukul 5 sore dan berakhir pukul 6, ini berarti akan tersisa 2 jam sebelum kickoff final melawan Persipura, jika dikurangi dengan waktu mandi pasca futsal, berpakaian, sholat dan lain-lain kemudian ditambah juga waktu perjalanan yang kemungkinan akan macet dengan padatnya orang lain juga yang akan nonton bareng, boleh jadi kami akan terlambat menuju Balai Kota Bandung, venue yang kami pilih kembali untuk menonton final ISL 2014 ini. Maka sedari kemarin, Mang Emi lagi yang menjadwal ulang kick-off futsal mingguan ini dengan mengonfirmasi pengurus lapangan.

Hari ini beberapa jam sebelum kickoff final, progres kaos Persib Juara (Amin) versi Skreen & Sound terus dipantau, pokoknya harus selesai. Titik. Deadline yang paling cepat tapi mungkin menyenangkan juga untuk kawan-kawan di konveksi, karena mereka akan kebagian :)

Sepanjang kira-kira 2 bulan ini, ada 2 hal yang menurut saya merubah beberapa sendi kehidupan sosial disini, yang pertama saat lagu Sakitnya tuh Disini (yang dinyanyikan Cita Citata) nge-hit, frekeunsi radio pilihan yang rata-rata genre dangdut, hampir tidak mungkin tidak memutar lagu ini setiap hari, membuat semua orang disini hafal paling tidak intro dan reffrainnya, saya sendiri malah jadi penasaran liat video klipnya yang menurut saya rada oke, ada koreografi yang mungkin akan memorable, seperti koreografinya Cici Paramida yang fenomena dulu itu lho.

Yang kedua tentu saja saat Persib memastikan diri melaju ke final, luar biasa. Ini lebih dahsyat lagi, 3 paragraf di atas bisa jadi ilustrasi yang menerangkan maksud saya. Di luar sana, para bobotoh berbondong-bondong mencarter bis, beberapa lainnya rela merogoh kocek lebih dalam lagi untuk naik pesawat, barusan saya lihat di berita Pemkot mencarter Hercules (bukan Agung yang binaragawan itu yah), barusan lagi telkomsel membroadcast sms, ajakan nonton bareng di cafe tertentu, di timline facebook beberapa brand clothing sudah mempromosikan barang dagangannya yang bertema Persib juara, kawan saya yang juga vendor konveksi sudah sedari Rabu menawarkan jasanya untuk mengerjakan order super kilat khusus untuk kaos dukungan Persib ini. Dahsyat.

Belum lagi Display Picture BBM, belum afdol kiranya jika belum mengganti DP dengan gambar tema Persib, mulai dari yang standar sampai yang ngocol, yang paling lucu sepertinya adalah yang isinya menagih janji seorang The Jakmania yang akan kawin dengan monyet jika Persib juara, sungguh sangat memotivasi para bobotoh untuk tahajud berjamaah tadi malam :D Nobar? jangan ditanya, sepertinya di setiap kecamatan mengadakan acara nobar deh.

Persib ke final berarti trending topic di perbincangan warung kopi hingga cafe berubah, obrolan sehari-sehari berganti judul setidaknya hingga pertandingan final berakhir, dan mungkin akan berlanjut jika Persib juara (Amin), mungkin koleksi baju bobotoh akan bertambah dengan yangtemanya PErsib Juara.

Yah begitulah, di Bandung pada umumnya Persib memang bukan saja klub sepakbola, kadangkala punya peran semodel dengan pelipur lara, kebanggan, idealisme, prioritas utama, simak ini: "Padamu Persib Jiwa Raga Kami", potongan lagu yang membuat Mang Emi merinding katanya.

Ya sudahlah begitu saja dulu, saya harus menyiapkan fisik untuk futsal dan estafet menuju Balai Kota Bandung nanti sore. Terima kasih sudah membaca. Doakan juga Persib menang. Ada yang janji mau order kaos kalau Persib juara nanti :)

Untuk menghilangkan penat, simak juga video yang saya maksud, hafalin koreo nya yah :D



ataedun Web Developer

Tidak ada komentar:

Posting Komentar