Samsung Galaxy S6: Masa Depan yang Kepagian


"Welcome to Barcelona!" begitu sambutnya antusias kepada penonton layar kaca, saya yang
menjadi salah satunya merespon dengan datar saja, lebih datar dari permukaan televisi yang saya punya. Tapi saya tidak pernah menyangka jika sepuluh detik kemudian akan menjadi momen love at first sight. "Cantik dan Mematikan!" begitu media lain menyebutnya, dan bagi saya lebih dari itu: "Gampang di-jatuh cinta-i"

Bukan! saya bukan sedang membicarakan Novita Angie, adalah Samsung Galaxy S6 Edge yang membuat saya jatuh hati seketika, iklan dengan durasi 15 detik itu seperti membangunkan sensor-sensor untuk memuji.

Sebagai orang yang bukan penggila gadget, fenomena cinta pertama ini jadi terobosan
tersendiri, setidaknya untuk saya. Bagaimana tidak, bahkan sebelum tabel-tabel spek
ditampilkan, sebelum fitur-fitur diperlihatkan, dan jauh sebelum kehebatan software
pendukung didalamnya diperkenalkan, saya dan mungkin jutaan viewers lain merasakan hal
yang sama: Jatuh cinta! Ajaib bukan?

Jadi jika menyoal desain, Samsung Galaxy S6 (dan S6 Edge tentunya) ini memang seperti menghadirkan masa depan yang terlalu dini, seperti slogannya The Next is Now, sangat breakthrough. Lalu seperti pepatah bilang "Cinta itu datang dari mata turun ke hati", selain punya tampilan yang sangat gampang digilai, duo Samsung Galaxy S6 ini juga dibekali serombongan spek yang mumpuni dan menyenangkan hati, mari kita mulai.



Dari depan Samsung Galaxy S6 punya kamera "selfie" 5 mp, lebih dari cukup untuk bisa
menghasilkan foto keren secara swadaya, sedangkan di bagian belakang tersemat kamera
utama dengan spesifikasi 16 mp beserta rombongan fitur pendukungnya seperti aperture
F/1.9 yang memungkinkan anda mengambil foto dalam berbagai kondisi cahaya, lalu ada
teknologi OIS (Optical Image Stabilization) yang dapat meminimalisir foto blur, belum
berhenti disitu nikmati juga fasilitas Auto Focus, LED flash dan kemampuan merekam video
4K 2160p@30fps dengan mode HDR dan dual video, singkatnya ini adalah kualitas video yang sangat OK.

Duo Samsung Galaxy S6 terbaru ini sama-sama dibekali layar dengan teknologi super Amoled
terbaru dan diklaim menjadi layar paling tajam saat ini karena resolusinya sebesar 1440x2560 pixels, berikutnya Gorilla Glass 4 anti gores dan anti pecah dengan gaharnya melapisi bagian paling luar, lalu balik ke bagian belakang anda akan menemukan body duo S6 ini berbahan metal. Sadis? Pastinya.

Outer beauty sudah cukup terwakili dengan spek-spek yang saya sebutkan tadi, sulit menolak jika duo S6 ini memang semempesona itu. Bagaimana dengan inner beautynya? 




Tarik nafas dalam-dalam dari sekarang!













Tahan!
















Eit! Belum selesai anda menarik nafas, proses buka dan loading satu aplikasi sudah selesai. Samsung Galaxy S6 begitu cepat karena mengusung prosesor Exynos 7420 CPU Quad-core 1.3 GHz 2.1 GHz, GPU Mali-T760 ditambah RAM 3 GB, dan OS Android 5.0 Lollipop (saat anda membaca deretan spek tadi, S6 sudah selesai membuka dan loading aplikasi yang ke-2 hehe...), saat tulisan ini dibuat Galaxy S6 memiliki prosesor tercepat saya kira. Sebagai komparasi bisa dilihat dalam video berikut ini:



Untuk urusan berikutnya anda tidak perlu meragukan juga, Samsung Galaxy S6 didukung dengan konektivitas data yang canggih, kesampingkan dulu istilah yang rumit dan bayangkan kemampuan mendownload hingga 300 Mbps dan upload 50 Mbps, serta dukungan lainnya seperti bluetooth dan microUSB. Saya sudah bilang, ini adalah masa depan yang kepagian.

Tentang daya, Galaxy S6 Edge memiliki kapasitas lebih besar yakni 2600 mAh, sedangkan S6 hanya 2550 mAh, perbedaan ini tidak terlalu signifikan, jika misalnya menjalankan game S6 edge akan memiliki durasi energi yang lebih lama ketimbang S6, tapi sebaiknya kita fokus pada fitur quick chargingnya, dengan men-charge selama 10 menit anda akan mendapatkan daya selama 4 jam waktu menyala. Eits jangan dulu bilang wow, sebab kelebihan lainnya adalah Galaxy S6 ini bisa di-charge secara nirkabel alias wireless. Sekarang silakan bilang WOW! 


...


Hmmh... Tapi bagi saya kembali lagi ke paragraf-paragraf awal, segala macam kecanggihan spek, kerumitan penamaan tiap komponen, dan kemutakhiran perangkat lunak yang diusung akan menjadi nihil jika tidak bisa menyentuh nilai-nilai dan emosi manusiawi, bagi saya ini adalah kunci untuk memenangkan hati para calon pengguna. Samsung lewat Galaxy S6 berhasil membungkus spek-spek yang bahkan sulit untuk diucapkan tadi ke dalam desain compact yang memikat hati, lihat juga bagaimana komponen-komponen mutakhir pada akhirnya dirangkum ke dalam bodi yang ergonomis demi kemudahan, jangan lupa juga bahwa kecanggihan kamera beserta fiturnya tidak lain dihadirkan untuk mengakomodir secara optimal kebutuhan manusia dalam berkespresi, singkatnya Samsung Galaxy S6 mampu dan berhasil menyentuh nilai-nilai yang saya maksud tadi dan saya kira kemampuan ini yang menjadikannya layak menyandang gelar ponsel terbaik.














ataedun Web Developer

3 komentar:

  1. Waah.. Kurang paham gadget nih saya mah kang.. Hehe

    Mampir2 ya ke lapak saya..
    http://ranseltravel.com/blog

    BalasHapus
  2. bagi-bagi Mang S6-na mun meunang :D

    BalasHapus
  3. siapp, urg bagi 2. jadi S3 ewang nya mang...

    BalasHapus